Minggu, 01 Juni 2014

review: GALAU-unrequited love


Untuk kesekian kalinya absen ngeblog, dan gue gak mau dibilang murtad dari blog, akhirnya gue ngeblog lagi. Dipostingan kali ini gue mau review buku dari komunitas @JambanBlogger, yang judulnya “GALAU-unrequited love”. Padahal gue udah beli bukunya dari tanggal 29 Mei, tapi baru gue review sekarang. Mumpung belum basi-basi banget, langsung aja ke TKP!

Sebelumnya gue mau ngasih tau dulu @JambanBlogger itu apaan. @JambanBlogger adalah sebuah komunitas blog yang dibuat sama Kak Hena Satya pada tanggal 10 Januari 2013. Waktu pertama dibentuk, sih, anggotanya cuma dua orang. Dan sekarang komunitas tersebut udah rilis buku mereka yang pertama! Kurang keren apalagi?!!!

Kenapa namanya harus Jamban Blogger?

Mau gue kasih tau kenapa komunitas itu dinamain Jamban Blogger? Mau tau banget apa mau tau aja? *skip*

Kalau kata tulisan yang ada di buku “GALAU-unrequited love” sih, gini. Jamban beneran adalah tempat buat nampung proses akhir dari apa pun yang kita makan, entah enak atau nggak enak, nampungnya di jamban. Nah, Jamban Blogger nggak beda jauh dari itu, apa pun bentuk tulisan, sejelek dan sebagus apapun tulisan yang ditulis di blog (anggap aja blog adalah prises akhir), ngumpulnya di Jamban Blogger.
Sampai sini udah ngerti?

Belum.

Baca dari awal. Nggak mungkin, kan gue nulis semuanya dari awal lagi? Kalian nggak kasian apa sama gue? Udah jomb..., disiksa juga. *skip* Itu sama aja, kayak kalian nyuruh gue menggarami air laut.

Gue juga barusan masuk komunitas kece ini lho! Kalian juga harus gabung ya! Jangan cuma jadi pageviewersnya aja. :p Ini akun gue:

 Jangan lupa follow ya!:D
***
Sekarang waktunya ngebahas tentang buku “GALAU-unrequited love”-nya @JambanBlogger. Buku ini bukan novel yang punya cerita bersambung di tiap-tiap bab-nya, buku ini isinya kumpulan cerita—dari Jambaner yang ada diseluruh Indonesia—yang disatuin dalam buku ini—walaupun cuma beberapa. Secara garis besar, buku ini menceritakan tentang cinta yang tak terbalas, cinta bertepuk sebelah tangan, sebelah kaki, dalam lubang hidung, dan cerita-cerita tentang patah hati gitu.

Di buku “GALAU-unrequited love” ini ada satu bab untuk prolog dan ada tujuh belas bab cerpen. Dan di antara tujuh belas cerpen tersebut gue paling suka sama salah dua cerpen di buku ini.

  • ·          Yang pertama, ‘GALAU’ yang ditulis sama Stefan Nataniel Purba. Di sub judul kali ini menceritakan tentang Stevan yang suka sama Silfana. Tapi, dari awal mereka kenalan, Silfana hanya menganggap Steven sahabatnya. Yaps! Friendzone gitu deh. Kenapa suka sama bab yang itu? Pernah ngalamin, ya? Suara dari mana tuh. Hmm.
  •  Yang kedua, cerpen yang dibuat sama KevinAnggara—penulis Student GuideBook For Dummies—yang judulnya ‘Indah Pada Waktunya’—. Kalau ini cerita (nyata) dia deh. Semacam love at first sight yang ke dua. Nah, loh! Gimana ceritanya cinta pada pandangan pertama yang kedua? Penasaran? Baca sendiri dong.

Ini penampakan bukunya:
Tampak depan
Tampak belakang