Untuk kesekian kalinya absen ngeblog, dan gue gak mau
dibilang murtad dari blog, akhirnya gue ngeblog lagi. Dipostingan kali ini gue
mau review buku dari komunitas @JambanBlogger, yang judulnya “GALAU-unrequited
love”. Padahal gue udah beli bukunya dari tanggal 29 Mei, tapi baru gue review
sekarang. Mumpung belum basi-basi banget, langsung aja ke TKP!
Sebelumnya gue mau ngasih tau dulu @JambanBlogger itu apaan.
@JambanBlogger adalah sebuah komunitas blog yang dibuat sama Kak Hena Satya
pada tanggal 10 Januari 2013. Waktu pertama dibentuk, sih, anggotanya cuma dua
orang. Dan sekarang komunitas tersebut udah rilis buku mereka yang pertama! Kurang
keren apalagi?!!!
Kenapa namanya harus
Jamban Blogger?
Mau gue kasih tau kenapa komunitas itu dinamain Jamban
Blogger? Mau tau banget apa mau tau aja? *skip*
Kalau kata tulisan yang ada di buku “GALAU-unrequited love”
sih, gini. Jamban beneran adalah tempat buat nampung proses akhir dari apa pun
yang kita makan, entah enak atau nggak enak, nampungnya di jamban. Nah, Jamban
Blogger nggak beda jauh dari itu, apa pun bentuk tulisan, sejelek dan sebagus
apapun tulisan yang ditulis di blog (anggap aja blog adalah prises akhir),
ngumpulnya di Jamban Blogger.
Sampai sini udah ngerti?
Belum.
Baca dari awal. Nggak mungkin, kan gue nulis semuanya dari
awal lagi? Kalian nggak kasian apa sama gue? Udah jomb..., disiksa juga.
*skip* Itu sama aja, kayak kalian nyuruh gue menggarami air laut.
Gue juga barusan masuk komunitas kece ini lho! Kalian juga
harus gabung ya! Jangan cuma jadi pageviewersnya aja. :p Ini akun gue:
Jangan lupa follow ya!:D
***
Sekarang waktunya ngebahas tentang buku “GALAU-unrequited
love”-nya @JambanBlogger. Buku ini bukan novel yang punya cerita bersambung di
tiap-tiap bab-nya, buku ini isinya kumpulan cerita—dari Jambaner yang ada
diseluruh Indonesia—yang disatuin dalam buku ini—walaupun cuma beberapa. Secara
garis besar, buku ini menceritakan tentang cinta yang tak terbalas, cinta
bertepuk sebelah tangan, sebelah kaki, dalam lubang hidung, dan cerita-cerita
tentang patah hati gitu.
Di buku “GALAU-unrequited love” ini ada satu bab untuk
prolog dan ada tujuh belas bab cerpen. Dan di antara tujuh belas cerpen
tersebut gue paling suka sama salah dua cerpen di buku ini.
- ·
Yang pertama, ‘GALAU’ yang ditulis sama
Stefan Nataniel Purba. Di sub judul kali ini menceritakan tentang Stevan yang
suka sama Silfana. Tapi, dari awal mereka kenalan, Silfana hanya menganggap
Steven sahabatnya. Yaps! Friendzone gitu deh. Kenapa suka sama bab yang itu? Pernah ngalamin, ya? Suara dari mana
tuh. Hmm.
- Yang kedua, cerpen yang dibuat sama KevinAnggara—penulis Student GuideBook For Dummies—yang judulnya ‘Indah Pada Waktunya’—. Kalau ini cerita (nyata) dia deh. Semacam love at first sight yang ke dua. Nah, loh! Gimana ceritanya cinta pada pandangan pertama yang kedua? Penasaran? Baca sendiri dong.
Ini penampakan bukunya:
Tampak depan
Tampak belakang


